Senin, 19 Mei 2008

ada apa dengan film-film Indonesia sekarang

pernah ga memikirkan apa itu sebenarnya arti dari kualitas?? dan apa yang sebenarnya layak dikatakan berkualitas?? memang tergantung dari konteks dan jenis seperti apa sesuatu itu. coba perhatikan film-film Indonesia yang sekarang banyak bermunculan di TV dan bioskop. apakah film-film itu layak dikategorikan berkualitas?? film bioskop misalnya, film yang layak ditayangkan di layar lebar seharusnya lebih bagus baik dari segi content cerita maupun gambar, dibandingkan dengan film-film TV biasa. tapi fakta yang terjadi di lapangan adalah film-film bioskop tersebut, menurut saya, sangat amat tidak layak disebut film. alur ceritanya ga jelas, pengambilan gambarnya ga bagus, dan muatan seks nya banyak banget bahkan lebih banyak daripada muatan-muatan lain yang seharusnya ada yang berhubungan dengan judul film. ambil contoh film-film bernuansa horor yang sekarang lagi menjamur di bioskop-bioskop. judulnya aja film horor, tapi muatan horornya lebih sedikit daripada muatan seksnya. okelah kalau muatan seksnya banyak tapi alur cerita horornya juga nyambung dan jelas. masalahnya, alur dan content ceritanya juga ga jelas. saya heran, kenapa kalau film horor luar bisa dibuat seru banget?? memang hampir selalu ada muatan seks tapi itu hanya sebagian kecil dari keseluruhan cerita. saya tidak bermaksud menghina bangsa sendiri karena saya juga cinta Indonesia. tapi faktanya, film-film Indonesia itu memang sangat tidak berbobot dari segi cerita dan pengambilan gambar. kalau drama percintaan, ceritaanya itu-itu saja, ga jauh beda sama sinetron-sinetron di TV. kalau film horor, yah kok sama sekali ga ada serem-seremnya, ga menegangkan, dan layak dipertanyakan apakah itu film horor atau film semi porno. nah kalau film komedianya, juga lagi-lagi mengandung muatan seks yang tinggi, komedi seks katanya. kalau semua film penuh dengan adegan seks, bagaimana dengan anak-anak di bawah umur yang menonton film-film tersebut yang terus-menerus dijejali dengan hal-hal seputar seks dan pernak-pernik orang dewasa?? pernahkan memikirkan bagaimana mereka nantinya kalau dewasa??

Tidak ada komentar: