Rabu, 05 Oktober 2011

22

22 untuk kamu.

2 angka bertemu, genap harimu.

22 adalah tentang kamu.

Tentang kumpulan janji dan mimpi yang kubagi denganmu.

Adalah lemari arsip berisi tawa lepas dan tangis pedih soal kamu.

Adalah kesenangan, beban dan tekanan pekerjaan yang saling beririsan denganmu.

Tentang sayuran, nasi goreng kambing dan potongan apel.

Tentang kue dan lilin dan kejutan dan orang-orang dalam hidupmu.

Adalah jalan raya gatot subroto sampai cikoko.

Adalah tanganmu, tanganku, matamu, mataku, senyummu, senyumku yang saling tertuju.

Adalah kampus, kantor, Perancis, bioskop, kubikel, motor, BBM, iPod dan aku...
yang bersisihan mengisi bagian kecil waktu 22 tahunmu.

Adalah pelukan, keluhan, cemburu, lelah, tangis, bentakanku dan tatapan marahmu.

Tentang keheningan antara kamu dan aku yang berarti sesuatu dan hanya kita yang tahu.

Tentang terigu, mentega, cokelat, kompor yang disulap menjadi pancake.

Adalah pencapaian dan kegagalan yang bergulir membentuk kamu dan aku.

22 adalah cerita kamu, aku dan entah apa yg akan hidup tawarkan untuk mengisi angka selanjutnya.
23, 24, 25 dan terus dimana kamu dan aku menjelma waktu.

Sampai saat dimana, bahkan kamu atau aku, bahkan kita tidak cukup layak untuk memilih.
Sampai aku siap hancur lagi. Sampai kamu sadar saatnya hancur.

Tidak ada komentar: