Satu saja.
Sebuah bangunan.
Sebuah tempat dimana keluarga bermula, katanya.
Denganmu aku bermimpi.
Berharap suatu hari bisa memiliki.
Satu saja.
Yang punya kita.
Denganmu aku belajar.
Apa itu realisasi.
Apa itu usaha setengah mati.
Untuk punya satu saja.
Satu yang milik kita.
Denganmu, kita membicarakannya berkali-kali.
Tak bosan, tak lelah, tak berhenti.
Sampai kita punya satu.
Satu yang adalah hasil dari gumpalan mimpi.
Denganmu, kita berputar-putar mencari.
Satu saja.
Satu yang kira-kira bisa kita miliki, suatu hari nanti.
Denganmu, kita melihat, membaca, membuka, menelaah.
Berjalan, berlari, berputar arah.
Berdoa agar tidak menyerah.
Susah.
Tapi ya memang beginilah.
Rumah.
Denganmu, kita bermimpi tentang rumah.

- Posted using BlogPress from my iPad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar